Monev on Going Kegiatan Pendampingan Program Strategis Kementan di Jakarta Timur
Jakarta -- (7/8/2025), Tim Monev BRMP Jakarta telah melaksanakan monitoring lapang kegiatan Pendampingan Program Strategis Kementan di Poktan Tengah Kota, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Hasil monitoring lapangan menunjukkan bahwa Varietas Inpari 32 yang dibudidayakan 75% sampai dengan 80% mencapai masak fisiologis. Pada saat monitoring lapang, didapati tanaman padi yang mengalami rebah. Fenomena ini diduga disebabkan oleh pertumbuhan tanaman padi terlalu gemuk/subur, sehingga batang tanaman padi tidak kuat menopang pertumbuhan daun dan malai. Kondisi lahan yang tergenang juga menyebabkan batang padi menjadi lemah dan mudah roboh. Petani disarankan untuk mengikat padi yang rebah untuk mencegah batang membusuk, menyurutkan air sampai kondisi macak-macak, dan memanen padi pada waktu yang tepat.
Jika pada musim tanam berikutnya Poktan Terngah Kota masih membudidayakan Inpari 32, Tim BRMP Jakarta menyarankan untuk memperbanyak aplikasi pupuk yang mengandung silika dan kalium. Kedua unsur hara ini berperan penting dalam memperkuat batang tanaman padi, sehingga lebih tahan terhadap kondisi rebah akibat cuaca ekstrem atau bobot gabah yang berat.